Persija Didenda Rp180 Juta dan Dilarang Gelar Dua Laga Kandang di Jakarta

19 Sep 2026 - 04:04
Persija Didenda Rp180 Juta dan Dilarang Gelar Dua Laga Kandang di Jakarta
Foto: CNNIndonesia/Febria Adha

Jakarta – Persija Jakarta mendapatkan sanksi berat dari Komite Disiplin (Komdis) PSSI menyusul sejumlah pelanggaran yang terjadi saat menjamu Persib Bandung pada pertandingan Super League 2026/2027.

Dalam pertandingan yang berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Sabtu (12/9), Persija berhasil mengalahkan Persib dengan skor 2-1. Namun, kemenangan tersebut harus dibayar dengan sanksi dari Komdis PSSI.

Ketua Panitia Pelaksana (Panpel) Persija Jakarta, Albinus Laurent, mengatakan total denda yang harus dibayarkan klub mencapai Rp180 juta. Sanksi tersebut tercantum dalam Surat Keputusan (SK) Komdis PSSI yang diterbitkan pada Kamis (17/9).

Laurent menjelaskan, denda pertama sebesar Rp30 juta diberikan akibat adanya pelemparan botol air minum ke arah tim Persib.

"Denda Rp30 juta karena ada pelemparan botol air minum ke arah tim Persib. Kemudian lanjut lagi, Rp60 juta itu untuk bakar flare," kata Laurent kepada CNN Indonesia, Jumat (18/9).

Selain pelemparan botol dan penyalaan flare, Persija juga dikenakan denda Rp50 juta karena adanya orang yang tidak terakreditasi atau tidak memiliki ID card masuk ke lapangan setelah pertandingan berakhir.

"Rp50 juta itu karena ada orang-orang yang tidak terakreditasi dengan ID card masuk ke lapangan saat pertandingan berakhir. Itu ditotal saja sudah Rp140 juta," ujarnya.

Persija kemudian mendapatkan tambahan denda Rp40 juta yang diberikan bersamaan dengan sanksi larangan menggelar dua pertandingan kandang di wilayah Jakarta, Jawa Barat, dan Banten.

Sanksi tersebut mulai berlaku saat Persija menjamu Java United pada pekan ketiga Super League 2026/2027.

"Kami juga kena sanksi berupa larangan menggelar laga kandang di Jakarta, Jawa Barat, dan Banten. Dari sanksi tersebut, terdapat denda lagi Rp40 juta. Jadi kalau ditotal sampai Rp180 juta," kata Laurent.

Akibat hukuman tersebut, Persija harus memindahkan laga kandangnya melawan Java United. Pertandingan pekan ketiga Super League 2026/2027 itu akan digelar di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, pada Sabtu (19/9) malam.

Persija Ajukan Banding

Persija Jakarta tidak menerima begitu saja sanksi larangan menggelar pertandingan kandang di wilayah Jakarta, Jawa Barat, dan Banten. Laurent memastikan klub akan mengajukan banding terhadap keputusan tersebut.

Menurut Laurent, banding akan difokuskan pada sanksi dua pertandingan kandang yang mengharuskan Persija bermain di luar wilayah Jakarta, Jawa Barat, dan Banten, termasuk denda tambahan sebesar Rp40 juta.

Saat ini, manajemen Persija masih mengumpulkan berkas yang diperlukan untuk menyusun memori banding. Panpel berharap proses tersebut dapat menghasilkan keputusan sebelum pertandingan kandang Persija berikutnya menghadapi Arema FC.

"Pihak kami [Persija] memang akan mengajukan banding resmi untuk membatalkan sanksi pertandingan usiran dan denda tambahan tersebut," tegas Laurent.

 

Bagaimana Reaksi Anda?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0