Golkar Segera Proses PAW Sarmuji dan Bambang Soesatyo di DPR

05 Okt 2026 - 23:51
Golkar Segera Proses PAW Sarmuji dan Bambang Soesatyo di DPR
Ilustrasi Partai Golongan Karya

Jakarta - Partai Golkar segera memproses pergantian antarwaktu (PAW) Sarmuji dan Bambang Soesatyo yang meninggalkan kursi DPR setelah mendapat jabatan baru di pemerintahan.

Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar Ahmad Doli Kurnia mengatakan partainya akan segera mengirimkan surat terkait proses PAW kedua kader tersebut.

“Ini dalam waktu dekat ini kita akan sampaikan surat, ya. Dan kemudian nanti selanjutnya, ya mengikuti proses yang ada aja,” kata Doli kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Senin (5/10/2026).

Sarmuji kini menjabat sebagai Menteri Perindustrian, sedangkan Bambang Soesatyo dipercaya menjadi anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres).

Doli mengatakan, keduanya tidak dapat merangkap jabatan sebagai anggota DPR dengan jabatan yang kini mereka emban.

“Sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan, kan tidak boleh rangkap jabatan, ya, antara anggota DPR dengan jabatan-jabatan yang sekarang mereka amanah,” ujarnya.

Untuk menentukan pengganti Sarmuji dan Bambang Soesatyo, Golkar akan mengikuti ketentuan yang berlaku dalam proses PAW anggota DPR.

Doli menyebut kursi yang ditinggalkan keduanya akan diisi oleh calon anggota legislatif (caleg) dari daerah pemilihan (dapil) masing-masing yang memperoleh suara terbanyak berikutnya.

“Yang menggantikan adalah nama-nama yang kemarin memperoleh suara terbanyak berikutnya dari anggota-anggota DPR yang terpilih,” kata Doli.

Dengan demikian, proses penggantian anggota DPR tersebut akan mengacu pada hasil Pemilu 2024 sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Selain PAW kursi DPR, pergantian Sarmuji juga berdampak pada posisi Ketua Fraksi Partai Golkar di DPR. Posisi tersebut sebelumnya dipegang oleh Sarmuji.

Namun, Doli mengatakan Golkar belum membahas sosok yang akan menggantikan Sarmuji sebagai Ketua Fraksi Golkar DPR.

Menurut dia, keputusan mengenai posisi tersebut masih menunggu keputusan DPP Partai Golkar dan Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia.

“Belum. Saya kira nanti menunggu keputusan DPP, keputusan Ketua Umum lah. Nah, kita tunggu aja,” tandas Doli.

 

Bagaimana Reaksi Anda?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0