Danantara Investasi US$250 Juta di Perusahaan Migas AS HighPeak Energy
Jakarta — Danantara Indonesia melalui holding investasinya, PT Danantara Investment Management (DIM), mengumumkan investasi strategis senilai 250 juta dolar AS di perusahaan minyak dan gas bumi (migas) asal Amerika Serikat, HighPeak Energy, Inc. (NASDAQ: HPK).
Investasi tersebut dilakukan melalui penerbitan saham preferen konvertibel (Convertible Preferred Stocks) secara bertahap. HighPeak merupakan perusahaan berbasis di Texas yang bergerak dalam kegiatan akuisisi, pengembangan, eksplorasi, dan eksploitasi migas di wilayah Permian Basin.
Chief Executive Officer (CEO) DIM Pandu Sjahrir mengatakan investasi tersebut sejalan dengan mandat Danantara untuk menanamkan modal pada sektor-sektor strategis yang berpotensi memberikan imbal hasil berkelanjutan dalam jangka panjang sekaligus mendukung kepentingan nasional Indonesia.
“Investasi ini sejalan dengan mandat kami untuk berinvestasi di sektor strategis yang memberikan imbal hasil berkelanjutan dalam jangka panjang sekaligus mendukung kepentingan nasional Indonesia,” ujar Pandu dalam keterangan resmi di Jakarta, Selasa.
Menurut Pandu, posisi HighPeak yang berada di salah satu kawasan hulu migas paling maju di dunia menjadi salah satu pertimbangan utama dalam investasi tersebut.
Ia menilai kerja sama dengan HighPeak dapat menjadi peluang bagi Danantara untuk membangun platform investasi yang semakin terdiversifikasi secara global.
“Kami berharap kerja sama ini dapat memfasilitasi transfer pengetahuan yang mendukung pengembangan sektor energi Indonesia, sekaligus memperkuat hubungan energi dan ekonomi yang telah lama terjalin antara Indonesia dan AS,” katanya.
Investasi tersebut memberikan DIM akses strategis terhadap portofolio aset HighPeak yang didominasi minyak di Permian Basin, kawasan yang menjadi salah satu pusat produksi migas utama Amerika Serikat.
HighPeak akan menggunakan dana investasi dari DIM untuk memperkuat struktur permodalan dan fleksibilitas keuangan perusahaan. Dana tersebut juga akan mendukung pengembangan dan pertumbuhan portofolio aset perusahaan secara berkelanjutan, termasuk melalui perluasan program pengeboran.
Presiden dan CEO HighPeak Michael Hollis mengatakan perusahaan mengoperasikan portofolio aset berskala besar yang didominasi minyak di Permian Basin.
Ia meyakini kemitraan dengan DIM dapat mempercepat pengembangan aset tersebut melalui investasi berkelanjutan.
“Kemitraan ini mempertemukan para investor jangka panjang yang memiliki komitmen yang sama terhadap pertumbuhan dan penciptaan nilai yang berkelanjutan,” ujar Michael.
Bagi Indonesia, investasi tersebut menjadi bagian dari upaya DIM memperluas eksposur sektor energi nasional ke pasar global. Investasi ini sekaligus membuka peluang transfer pengetahuan dan teknologi dari salah satu kawasan produksi migas terbesar di dunia.
Permian Basin sendiri merupakan wilayah penghasil minyak mentah terbesar di AS. Berdasarkan data Badan Informasi Energi Amerika Serikat (U.S. Energy Information Administration/EIA), kawasan tersebut menyumbang sekitar 48 persen dari total produksi minyak AS sepanjang 2025.
Pertumbuhan produksi Permian Basin sejak 2007 terutama didorong oleh penggunaan teknologi pengeboran horizontal dan rekahan hidrolik atau fracking (hydraulic fracturing).
Teknologi tersebut, apabila didukung kondisi reservoir yang sesuai, juga dapat diterapkan pada lapangan migas darat yang telah memasuki fase matang untuk meningkatkan produktivitas sumur dan perolehan migas.
Kondisi itu dinilai dapat menjadi salah satu referensi bagi Indonesia dalam upaya meningkatkan produksi minyak dan gas bumi domestik.
Selain investasi modal, kerja sama DIM dan HighPeak juga mencakup pengembangan kapabilitas sumber daya manusia Indonesia. Setelah transaksi diselesaikan, HighPeak akan mengembangkan program pelatihan serta penugasan kerja atau secondment bagi tenaga kerja Indonesia.
Program tersebut ditujukan untuk mendukung peningkatan kemampuan teknis dan pertukaran keahlian antara Indonesia dan AS di sektor migas.
Dari sisi struktur investasi, DIM juga memperoleh sejumlah perlindungan dan hak strategis. Berdasarkan ketentuan investasi, DIM akan memperoleh perlindungan terhadap potensi penurunan nilai investasi.
Di saat yang sama, DIM memiliki peluang untuk mendapatkan manfaat dari kenaikan nilai ekuitas HighPeak pada masa mendatang melalui opsi konversi saham preferen menjadi saham biasa.
DIM juga memiliki opsi untuk berpartisipasi dalam penawaran saham HighPeak berikutnya melalui penempatan terbatas (private placement).
Selain itu, DIM akan menempatkan satu perwakilannya di jajaran direksi HighPeak.
Meski demikian, penyelesaian transaksi investasi senilai 250 juta dolar AS tersebut masih bergantung pada pemenuhan seluruh persyaratan yang berlaku serta kepatuhan terhadap kebijakan terkait.
Bagaimana Reaksi Anda?
Suka
0
Tidak Suka
0
Cinta
0
Lucu
0
Wow
0
Sedih
0
Marah
0