Kemenekraf Gandeng Pemengaruh Finansial dan Pengusaha Muda Perkuat Ekosistem Konten Digital
Jakarta — Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Kemenekraf/Bekraf) menggandeng asosiasi komunitas pemengaruh finansial dan pengusaha muda untuk memperkuat ekosistem konten digital sebagai salah satu aktivitas bisnis yang mampu menciptakan nilai ekonomi.
Menteri Ekonomi Kreatif (Menekraf) Teuku Riefky Harsya mengatakan keberadaan asosiasi penting untuk memperkuat kolaborasi dan pertukaran pengetahuan sekaligus membuka akses kerja sama bagi para pelaku industri kreatif.
"Karena ini bagian dari konten digital dan ada nilai ekonominya. Selain itu teman-teman juga membantu dari sisi edukasi kepada publik. Makanya dibentuk asosiasi untuk mengayomi ini para konten kreator," kata Riefky dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Rabu (7/10/2026).
Menurut Riefky, perkembangan industri konten digital membutuhkan ekosistem yang dapat mempertemukan pelaku kreatif dengan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah, dunia usaha, akademisi, komunitas, media, hingga masyarakat.
Kolaborasi lintas sektor tersebut diharapkan dapat memperluas jejaring pelaku ekonomi kreatif, termasuk melalui kegiatan business matching. Dengan demikian, karya dan inovasi kreatif Indonesia memiliki peluang lebih besar untuk menembus pasar domestik maupun internasional.
Riefky mengatakan potensi ekonomi dari konten digital juga telah menjadi perhatian pemerintah dalam Rencana Induk Ekonomi Kreatif (Rindekraf) 2026-2045. Sektor tersebut dinilai memiliki karakteristik berupa jangkauan pasar yang luas serta kemampuan menciptakan nilai ekonomi.
Kehadiran komunitas pemengaruh finansial dan pengusaha muda seperti The Founders, menurut Riefky, mencerminkan semakin luasnya peran konten digital. Konten tidak lagi hanya menjadi sarana komunikasi dan edukasi, tetapi juga berkembang menjadi bagian dari aktivitas bisnis dan penciptaan nilai ekonomi.
Ia mencontohkan program pembinaan terhadap studio gim yang dilakukan Kemenekraf. Pelaku industri yang dibina pemerintah tersebut diberangkatkan ke Gamescom di Jerman untuk bertemu dengan calon investor.
"Contohnya games studio yang sudah kita bina di sini, kita berangkatkan ke Gamescom Jerman untuk bertemu dengan calon-calon investor, mayoritas sudah dapat partner dan akhirnya games-nya sudah bisa dirilis di platform Steam," ujar Riefky.
Pengalaman tersebut, lanjut dia, menunjukkan bahwa penguatan ekosistem ekonomi kreatif tidak hanya berkaitan dengan peningkatan kapasitas pelaku industri. Lebih dari itu, dukungan ekosistem juga diperlukan untuk membuka akses terhadap jejaring bisnis, investasi, serta pasar internasional.
Sementara itu, komunitas The Founders menyambut positif ruang kolaborasi yang diberikan Kementerian Ekonomi Kreatif.
Komunitas yang beranggotakan pemengaruh finansial dan pengusaha muda tersebut memiliki anggota yang bergerak di berbagai bidang usaha, mulai dari fesyen hingga energi terbarukan.
Perwakilan The Founders Brigitta mengatakan pihaknya berharap berbagai program pemerintah dapat disinergikan dengan kegiatan dan kapasitas yang dimiliki komunitas.
"Kami berharap apapun yang menjadi program dasar dari Kementerian Ekonomi Kreatif bisa saling support dengan program yang bisa dikaitkan dari apa yang kami miliki," ujar Brigitta.
Bagaimana Reaksi Anda?
Suka
0
Tidak Suka
0
Cinta
0
Lucu
0
Wow
0
Sedih
0
Marah
0