Gerindra Dalami Isu Pertemuan Tokoh Kritis dengan Dubes Singapura, Dino Patti Djalal Membantah

25 Okt 2026 - 16:38
Gerindra Dalami Isu Pertemuan Tokoh Kritis dengan Dubes Singapura, Dino Patti Djalal Membantah
Sekretaris Fraksi Gerindra DPR Bambang Haryadi di kompleks parlemen, Jakarta. ANTARA

Jakarta – Partai Gerindra tengah mendalami informasi yang beredar di media sosial mengenai dugaan pertemuan sejumlah tokoh yang dinilai berseberangan dengan pemerintah dengan Duta Besar Singapura untuk Indonesia. Isu tersebut mencuat setelah unggahan viral menyebut adanya pertemuan di kediaman Dubes Singapura di Jakarta.

Sekretaris Fraksi Gerindra DPR RI, Bambang Haryadi, mengatakan partainya mencermati informasi tersebut dan sedang menelusuri kebenarannya melalui anggota Fraksi Gerindra yang bertugas di Komisi I DPR RI.

“Partai Gerindra mencermati informasi yang belakangan beredar di media sosial, di mana disebutkan adanya pertemuan tokoh-tokoh antipemerintah bertemu Dubes Singapura untuk Indonesia,” kata Bambang dalam keterangannya di Jakarta.

Bambang menegaskan bahwa kritik terhadap pemerintah merupakan bagian yang sah dalam kehidupan demokrasi. Namun, menurut dia, kritik seharusnya disampaikan secara konstruktif dan berorientasi pada perbaikan.

Ia juga menyinggung pentingnya memastikan bahwa kritik tidak disertai kepentingan lain yang berpotensi melibatkan pihak asing.

“Pemerintahan yang dipimpin Presiden Prabowo selama ini terbuka terhadap kritik. Namun, perlu ditekankan, kritik tersebut hendaknya ditujukan untuk perbaikan tanpa ada sisipan kepentingan lain, apalagi asing,” ujarnya.

Informasi yang beredar di media sosial tersebut mengaitkan dua tokoh, yakni Saiful Mujani dan mantan Wakil Menteri Luar Negeri Dino Patti Djalal, dengan dugaan kunjungan ke kediaman Duta Besar Singapura untuk Indonesia.

Keduanya diketahui kerap menyampaikan pandangan kritis atau berbeda terhadap sejumlah kebijakan pemerintah. Meski demikian, informasi yang mengaitkan mereka dengan pertemuan tersebut masih berupa klaim yang beredar di media sosial dan belum dapat dianggap sebagai fakta terverifikasi.

Unggahan yang menjadi sorotan juga menampilkan rekaman video area pagar depan Kedutaan Besar Singapura di Jakarta. Video tersebut disertai narasi bernada tuduhan, yakni “Londo ireng is coming”.

Menanggapi kabar tersebut, Dino Patti Djalal secara tegas membantah bahwa dirinya menghadiri pertemuan dengan Dubes Singapura sebagaimana yang dituduhkan dalam unggahan viral tersebut.

Dino menyebut informasi itu sebagai narasi fiktif yang berpotensi membangun persepsi keliru mengenai adanya hubungan atau kesepakatan tertentu.

“Ini postingan fiktif dari tim siluman. Dia bilang hari Minggu saya ke rumah Dubes Singapura, tampaknya mau menciptakan narasi ada kongkalikong mau atau apa,” kata Dino.

Ia menjelaskan bahwa pada Minggu hingga Selasa, dirinya berada di Perth, Australia, untuk memenuhi undangan sebagai pembicara dalam konferensi perubahan iklim.

“Faktanya hari Minggu sampai Selasa saya ada di Perth, Australia. Saya lagi diundang untuk bicara dalam konferensi perubahan iklim,” ujarnya.

Bantahan tersebut menjadi bagian penting dalam menilai informasi yang beredar, mengingat dugaan pertemuan itu belum terbukti berdasarkan keterangan yang tersedia.

Sementara itu, Gerindra menyatakan masih mendalami kebenaran informasi tersebut. Hingga ada bukti dan keterangan yang dapat diverifikasi, klaim mengenai pertemuan para tokoh dengan Dubes Singapura perlu diperlakukan secara hati-hati agar tidak berkembang menjadi kesimpulan yang belum memiliki dasar kuat.

 

Bagaimana Reaksi Anda?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0