Prabowo Dorong Ekonomi Hijau Beri Nilai Tambah bagi Masyarakat

14 Agu 2026 - 17:46
Prabowo Dorong Ekonomi Hijau Beri Nilai Tambah bagi Masyarakat
Presiden Prabowo Subianto memberi salam usai menyampaikan pidato dalam Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR-DPD RI Tahun 2026 di Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (14/8/2026). Antara/Fauzan

Jakarta - Presiden Prabowo Subianto menegaskan pemerintah terus mendorong pengembangan ekonomi hijau di Indonesia. 

Menurutnya, upaya tersebut tidak hanya ditujukan untuk menjaga kelestarian lingkungan, tetapi juga harus mampu menciptakan manfaat ekonomi dan nilai tambah bagi masyarakat.

Hal itu disampaikan Prabowo dalam Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR-DPD RI Tahun 2026 di Gedung MPR/DPR RI, Jakarta, Jumat (14/8/2026).

Prabowo mengatakan pemerintah telah mulai menerapkan sistem registrasi unit karbon untuk pertama kalinya di Indonesia. Selain itu, pemerintah juga telah mendirikan dan menjalankan bursa nilai ekonomi karbon dengan mengadopsi standar karbon dunia.

"Kita juga menggerakkan ekonomi hijau. Sistem registrasi unit karbon untuk pertama kali kita berlakukan di Indonesia dan bursa nilai ekonomi karbon telah kita dirikan dan telah berjalan dengan mengadopsi standar karbon dunia," kata Prabowo.

Menurut Prabowo, upaya menjaga hutan, termasuk hutan lindung, memiliki peran penting dalam mengurangi emisi karbon. Pengurangan emisi tersebut, kata dia, dapat memberikan manfaat ekonomi bagi Indonesia melalui mekanisme nilai ekonomi karbon.

"Hutan yang kita jaga, hutan lindung, semua hutan, artinya emisi karbon kita kurangi dan untuk itu bangsa-bangsa yang keluarkan emisi yang besar, dia bersedia bayar kita," ujarnya.

Prabowo menekankan bahwa pengembangan ekonomi hijau harus memberikan manfaat yang nyata kepada masyarakat. Ia menilai pembangunan dan pelestarian lingkungan harus berjalan beriringan dengan penciptaan nilai ekonomi bagi rakyat.

"Ekonomi hijau harus memberi manfaat kepada rakyat kita. Kita bangun, tetapi harus menciptakan nilai tambah bagi rakyat kita," kata Prabowo.

Pemerintah pun diharapkan dapat terus mengembangkan mekanisme nilai ekonomi karbon sehingga upaya penurunan emisi tidak hanya berkontribusi terhadap target lingkungan Indonesia, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat.

 

Bagaimana Reaksi Anda?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0