Prabowo Kirim 50 Ribu Paket Sembako untuk Korban Gempa NTT, BNPB Pastikan Distribusi Segera Dilakukan

16 Agu 2026 - 18:59
Prabowo Kirim 50 Ribu Paket Sembako untuk Korban Gempa NTT, BNPB Pastikan Distribusi Segera Dilakukan
Pesawat yang akan membawa paket Bantuan Presiden (Banpres) berupa 50.000 paket sembako untuk masyarakat terdampak bencana gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (15/8/2026). ANTARA

Jakarta – Presiden Prabowo Subianto mengirimkan Bantuan Presiden (Banpres) berupa 50.000 paket sembako bagi masyarakat yang terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT). Bantuan tersebut telah diberangkatkan menuju Maumere pada Sabtu (15/8) sebagai bagian dari percepatan penanganan bencana.

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengatakan bantuan logistik tersebut menjadi langkah awal pemerintah dalam memenuhi kebutuhan mendesak warga di wilayah terdampak.

"Telah diberangkatkan ke Maumere berupa 50.000 paket sembako dari Banpres untuk masyarakat terdampak," kata Teddy dalam keterangan di Jakarta, Sabtu (15/08/2026).

Selain mengirim bantuan logistik, Presiden Prabowo juga menginstruksikan sejumlah pejabat untuk turun langsung ke lokasi bencana. Mereka di antaranya Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Pratikno, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Suharyanto, serta Kepala Basarnas Mohammad Syafii.

Presiden juga menugaskan Wakil Menteri Kesehatan Benjamin Paulus Octavianus, Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono, serta tim dari PLN, Pertamina, Telkom, dan Bulog untuk mempercepat penanganan di lapangan.

"Presiden Prabowo telah memerintahkan seluruh jajaran untuk bergerak cepat melakukan penanganan dan memastikan masyarakat yang terdampak mendapatkan bantuan yang dibutuhkan," ujar Teddy.

BNPB: Bantuan Segera Didistribusikan

Kepala BNPB Suharyanto memastikan bantuan sembako dari Presiden akan segera disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan.

"Ini segera kami akan kirimkan untuk membantu kebutuhan logistik awal di daerah bencana," kata Suharyanto dalam konferensi pers di Jakarta.

Selain sembako, pemerintah juga menyiapkan berbagai kebutuhan dasar lainnya, seperti makanan siap saji, air bersih, tenda pengungsian, genset, serta perlengkapan darurat lainnya.

Pemerintah turut mengoptimalkan stok logistik yang tersedia di wilayah sekitar lokasi bencana. Kementerian Sosial dalam satu hingga dua hari ke depan akan menggeser persediaan dari kabupaten tetangga yang terdampak lebih ringan atau tidak terdampak, termasuk dari Flores Timur.

Menurut Suharyanto, gudang logistik Kementerian Sosial dan BNPB masih memiliki persediaan yang sebelumnya disiapkan sebagai cadangan penanganan erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki.

"Di gudang masih banyak barang-barang, dan untuk sementara ini akan kita geser ke daerah terdampak bencana gempa bumi," ujarnya.

Korban Meninggal Capai 38 Orang

Berdasarkan data BNPB hingga pukul 15.00 WIB, gempa bumi di NTT telah menyebabkan 38 orang meninggal dunia, dua orang mengalami luka berat, dan 11 orang luka ringan.

Selain korban jiwa, sekitar 2.000 warga mengungsi secara mandiri akibat kerusakan yang ditimbulkan gempa.

BNPB mencatat wilayah yang mengalami dampak paling signifikan adalah Kabupaten Manggarai, disusul Kabupaten Manggarai Timur, yang kini menjadi fokus utama penyaluran bantuan dan upaya penanganan darurat pemerintah.

 

Bagaimana Reaksi Anda?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0