Kereta Maglev China Pecahkan Rekor, Tembus 800 Km/Jam dalam 5,3 Detik

23 Agu 2026 - 01:36
Kereta Maglev China Pecahkan Rekor, Tembus 800 Km/Jam dalam 5,3 Detik
Ilustrasi (Foto: iStockphoto/Abdulkarim)

Hubei — China kembali mencatat kemajuan dalam pengembangan teknologi kereta berkecepatan tinggi. Sebuah kereta eksperimental berhasil mencetak rekor dunia baru dalam akselerasi jarak pendek dengan melesat dari posisi diam hingga kecepatan 800 kilometer per jam hanya dalam 5,3 detik.

Kecepatan tersebut mendekati kecepatan jelajah pesawat komersial. Jika kecepatan 800 kilometer per jam dapat dipertahankan dalam perjalanan, secara teori jarak antara New York dan Los Angeles dapat ditempuh sekitar lima jam.

Dikutip dari IFL Science, Kamis (13/8/2026), pengujian dilakukan di lintasan sepanjang 1 kilometer yang berada di Laboratorium Kereta Api Cepat East Lake, Provinsi Hubei, China.

Pencapaian tersebut menjadi rekor dunia ketiga yang berhasil dibukukan Laboratorium East Lake melalui pengujian di lintasan tersebut.

Sebelumnya, pihak laboratorium telah mengungkapkan ambisi untuk mengembangkan teknologi kereta levitasi magnetik atau maglev yang mampu mencapai kecepatan hingga 1.000 kilometer per jam.

Memanfaatkan Levitasi Magnetik

Kereta eksperimental tersebut menggunakan prinsip kerja maglev. Teknologi ini membuat kereta melayang di atas lintasan menggunakan gaya magnet sehingga tidak bersentuhan langsung dengan rel.

Minimnya gesekan mekanis memungkinkan kereta bergerak dengan lebih mulus sekaligus membuka peluang untuk mencapai kecepatan yang sangat tinggi.

Pada lintasan pengujian, elektromagnet dipasang sedemikian rupa untuk menghasilkan gaya tarik dan dorong terhadap kereta. Kutub magnet pada bagian depan lintasan dapat diatur untuk menarik kereta.

Ketika kereta bergerak melewati titik tersebut, arus listrik kemudian dibalik sehingga menghasilkan gaya tolak dari belakang. Kombinasi gaya tarik dari depan dan dorongan dari belakang membuat kereta terus bergerak maju.

Kecepatan perubahan kutub elektromagnetik juga dapat dikendalikan secara presisi untuk mengatur gaya dorong dan laju kereta.

Bisa Berhenti dalam Jarak 200 Meter

Tak hanya menguji kemampuan akselerasi, para peneliti China juga menguji kemampuan sistem tersebut untuk melakukan pengereman.

Setelah mencapai kecepatan 800 kilometer per jam, kereta eksperimental tersebut dilaporkan mampu berhenti secara terkendali dalam jarak sekitar 200 meter.

Kemampuan melakukan akselerasi dan deselerasi secara terkontrol menjadi bagian penting dalam pengembangan teknologi transportasi berkecepatan ekstrem.

Selain pengujian di Laboratorium East Lake, peneliti dari Universitas Teknologi Pertahanan Nasional China juga mengembangkan sistem maglev berkecepatan sangat tinggi lainnya.

Dalam salah satu pengujian, sistem tersebut dilaporkan mampu mencapai kecepatan 697 kilometer per jam hanya dalam waktu sekitar dua detik.

Belum untuk Angkutan Penumpang

Meski pencapaian kecepatannya sangat tinggi, teknologi maglev eksperimental tersebut saat ini belum ditujukan untuk mengangkut penumpang.

Para peneliti justru melihat teknologi ini sebagai sarana untuk mengembangkan sistem transportasi dan peluncuran berkecepatan tinggi. Prinsip yang sama diharapkan suatu saat dapat diterapkan pada teknologi peluncuran roket maupun pesawat tempur.

China juga tengah mengembangkan konsep maglev berkecepatan sangat tinggi yang beroperasi di dalam tabung bertekanan rendah atau lingkungan mendekati ruang hampa.

Pengoperasian dalam tekanan udara rendah diharapkan dapat mengurangi hambatan udara sehingga memungkinkan kendaraan melaju jauh lebih cepat dibandingkan kereta konvensional.

Namun, penerapan teknologi tersebut untuk transportasi umum masih menghadapi sejumlah tantangan. Di antaranya adalah kebutuhan biaya infrastruktur yang sangat besar, aspek keselamatan penumpang, serta pembangunan jalur dengan tingkat presisi yang sangat tinggi.

Dengan demikian, rekor 800 kilometer per jam tersebut masih merupakan pencapaian eksperimental. Pengembangan lebih lanjut diperlukan sebelum teknologi maglev supercepat dapat diterapkan sebagai moda transportasi penumpang dalam skala luas.

 

Bagaimana Reaksi Anda?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0