Prabowo Cek Penanganan Karhutla di Kalimantan, Tambah 17 Helikopter dan 1.500 Prajurit TNI

23 Agu 2026 - 16:25
Prabowo Cek Penanganan Karhutla di Kalimantan, Tambah 17 Helikopter dan 1.500 Prajurit TNI
Petugas terus berupaya melakukan penanganan karhutla di kawasan Petuk Katimpun, Palangka Raya, Rabu (19/8/2026). (ANTARA/Muhammad Arif Hidayat)

Jakarta — Presiden Prabowo Subianto bertolak ke Kalimantan Barat dan Kalimantan Tengah pada Sabtu (22/8/2026) untuk mengecek langsung penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Presiden juga memimpin rapat penanganan karhutla dan menginstruksikan aksi cepat, terpadu, serta serentak di wilayah Kalimantan yang terdampak.

Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya mengatakan, Presiden Prabowo melakukan konferensi video dari Palangka Raya dengan petugas di Kalimantan Selatan, gubernur, Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL), serta Asisten Operasi (Asops) Polri. Konferensi tersebut dilakukan untuk memastikan kebutuhan penanganan karhutla di Kalimantan Selatan.

Dalam penanganan karhutla, Prabowo menekankan pentingnya penguatan personel, peralatan, dan sarana pemadaman agar seluruh titik api dapat segera ditangani.

“Penambahan lebih dari 17 helikopter water bombing akan tiba paling lambat besok pagi. Melengkapi 30 pesawat yang sudah di Kalimantan,” kata Teddy dalam keterangan tertulis pada Sabtu malam (22/8/2026).

Selain armada udara, pemerintah juga akan menambah mesin pompanisasi dan pipanisasi untuk mendukung pemadaman di seluruh kota yang terdampak. Peralatan tersebut ditargetkan tiba pada Minggu (23/8/2026).

Penguatan personel juga menjadi perhatian Presiden. Sebanyak tiga batalyon atau sekitar 1.500 prajurit TNI beserta peralatan pemadam akan didatangkan dari luar Kalimantan untuk membantu menangani titik-titik api kecil yang masih tersebar.

“Penambahan mesin pompanisasi dan pipanisasi di seluruh kota terdampak akan tiba besok. Tiga batalyon atau sekitar 1.500 prajurit TNI beserta alat pemadam perorangannya akan tiba dari luar Kalimantan besok pagi untuk membantu memadamkan titik-titik kecil yang masih tersebar,” ujar Teddy.

Penegakan Hukum

Selain penanganan di lapangan, Presiden Prabowo menegaskan pentingnya penegakan hukum terhadap pihak yang terbukti melakukan pembakaran lahan secara melanggar hukum.

“Penindakan tegas akan dilakukan terhadap setiap pembakar lahan yang terbukti melanggar hukum,” tegas Teddy.

Pemerintah juga diminta memperhatikan dampak karhutla terhadap kesehatan masyarakat. Langkah yang disiapkan meliputi penambahan tenaga kesehatan, penanganan masalah kesehatan akibat karhutla, serta edukasi kepada masyarakat mengenai dampak dan langkah menghadapi karhutla.

Presiden Prabowo menekankan agar seluruh unsur terkait bergerak secara cepat dan terpadu untuk memastikan penanganan karhutla berjalan efektif serta melindungi masyarakat di wilayah terdampak. (BPMI Setpres)

 

Bagaimana Reaksi Anda?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0