Bigmo Dilaporkan ke Polda Metro Jaya usai Konten Promosi Vape Libatkan Anak-anak, Polisi Lakukan Penyelidikan

01 Agu 2026 - 23:52
Bigmo Dilaporkan ke Polda Metro Jaya usai Konten Promosi Vape Libatkan Anak-anak, Polisi Lakukan Penyelidikan
Influencer Bigmo (Instagram/Bigmoskyy)

Jakarta – Kreator konten Muhammad Jannah alias Bigmo dilaporkan ke Polda Metro Jaya setelah konten siaran langsung yang diduga mempromosikan rokok elektrik (vape) dengan melibatkan anak-anak di bawah umur viral di media sosial.

Laporan tersebut diterima Direktorat Perlindungan Perempuan dan Anak serta Pemberantasan Perdagangan Orang (PPA PPO) Polda Metro Jaya. Polisi menyatakan kasus itu saat ini masih dalam tahap pengaduan dan telah ditindaklanjuti melalui proses penyelidikan.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, mengatakan laporan berkaitan dengan dugaan eksploitasi anak secara ekonomi dalam tayangan siaran langsung di media sosial.

"Direktorat PPA PPO Polda Metro Jaya telah menerima laporan pengaduan terkait dugaan eksploitasi anak secara ekonomi dalam tayangan siaran langsung di media sosial," kata Budi saat dikonfirmasi, Sabtu (1/8/2026).

Menurut Budi, hingga kini identitas anak-anak yang diduga menjadi korban masih dalam proses penelusuran sehingga laporan tersebut masih berstatus pengaduan.

"Direktorat PPA PPO saat ini sedang menindaklanjuti pengaduan tersebut dengan melakukan penyelidikan, termasuk mengidentifikasi anak yang diduga menjadi korban dan mendalami peristiwa yang dilaporkan," ujarnya.

Kontroversi bermula dari potongan video siaran langsung Bigmo yang beredar luas di media sosial. Dalam rekaman tersebut, sejumlah anak tampak diminta menyebutkan nama produk liquid vape yang sedang dipromosikan.

Video itu kemudian memicu gelombang kritik dari warganet karena dinilai tidak pantas melibatkan anak-anak dalam promosi produk yang diperuntukkan bagi konsumen dewasa. Sejumlah kreator konten turut menyoroti kasus tersebut, salah satunya Sadam Permana melalui akun Instagram @sadampermana.w.

Sadam mengkritik Bigmo bersama Melvin Erio karena dianggap melibatkan anak-anak dalam aktivitas promosi vape saat siaran langsung berlangsung.

Di tengah polemik yang berkembang, merek vape yang dipromosikan Bigmo, Tazelab, menyampaikan klarifikasi melalui akun Instagram resminya pada 30 Juli 2026. Perusahaan menyatakan telah mengakhiri kerja sama dengan Bigmo menyusul viralnya cuplikan video tersebut.

Berdasarkan hasil penelusuran internal, Tazelab menegaskan interaksi yang melibatkan anak-anak terjadi secara spontan dan berada di luar arahan maupun konsep promosi yang telah disusun perusahaan.

"Interaksi tersebut bukan bagian dari konsep kampanye, materi komunikasi maupun aktivitas promosi yang dirancang oleh Tazelab," tulis perusahaan dalam pernyataan resminya.

Tazelab juga menegaskan tidak pernah mengarahkan, mendorong, ataupun menargetkan anak di bawah umur dalam seluruh kegiatan pemasarannya.

Sementara itu, Bigmo akhirnya menyampaikan permintaan maaf secara terbuka melalui siaran langsung di kanal YouTube miliknya, Niceguymo, pada Sabtu (1/8/2026).

Dalam pernyataannya, Bigmo mengakui telah melakukan kesalahan dan menyadari bahwa produk yang mengandung nikotin hanya diperuntukkan bagi konsumen dewasa.

"Saya menerima seluruh kritik dan masukan sebagai pengingat agar saya menjadi pribadi yang lebih bertanggung jawab ke depannya. Kejadian ini menjadi pelajaran yang sangat-sangat berarti bagi saya," ujar Bigmo.

 

Bagaimana Reaksi Anda?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0