Persib Terancam Tak Bisa Daftarkan Ragnar Oratmangoen dan Sandy Walsh, FIFA Belum Cabut Registration Ban

05 Jul 2026 - 16:48
Persib Terancam Tak Bisa Daftarkan Ragnar Oratmangoen dan Sandy Walsh, FIFA Belum Cabut Registration Ban
Sandy Walsh dan Ragnar Oratmangoen (Persib.co.id)

Bandung - Persib Bandung mendapat kabar kurang menggembirakan di tengah aktivitasnya memperkuat skuad untuk musim 2026/2027. FIFA hingga Sabtu (4/7/2026) pukul 19.00 WIB masih belum mencabut sanksi FIFA Registration Ban yang membuat Maung Bandung belum bisa mendaftarkan pemain baru.

Kondisi tersebut membuat sejumlah rekrutan anyar Persib, termasuk dua pemain Timnas Indonesia Ragnar Oratmangoen dan Sandy Walsh, terancam belum dapat dimainkan apabila sanksi tersebut tidak segera diselesaikan.

Persib sebelumnya bergerak agresif di bursa transfer setelah melepas sejumlah pemain seperti Layvin Kurzawa, Sergio Castel, Rezaldi Hehanussa, dan Federico Barba. Sebagai gantinya, klub yang kini ditangani Igor Tolic mendatangkan sejumlah nama berkualitas.

Selain Gabriel Mutombo, Persib juga resmi merekrut Sandy Walsh, Luka Menalo, Gakuto Notsuda, dan Ragnar Oratmangoen guna memperkuat kedalaman skuad menghadapi musim yang padat.

Musim depan, Maung Bandung dijadwalkan tampil di empat ajang sekaligus, yakni Super League, AFC Champions League Two, ASEAN Club Championship, dan Piala Liga Indonesia. Karena itu, kehadiran para pemain anyar diharapkan mampu meningkatkan daya saing tim di level domestik maupun Asia.

Namun, ambisi tersebut kini dibayangi sanksi dari FIFA

Berdasarkan data FIFA Registration Ban List, status larangan registrasi pemain terhadap Persib masih berlaku hingga Sabtu (4/7/2026). Selama sanksi belum dicabut, Persib tidak dapat mendaftarkan pemain baru ke sistem transfer FIFA sehingga mereka belum memenuhi syarat untuk dimainkan dalam kompetisi resmi.

Berawal dari Sengketa dengan Daisuke Sato

Sanksi tersebut dijatuhkan FIFA sejak 29 Mei 2026 sebagai buntut sengketa kontrak antara Persib dan mantan bek asal Filipina, Daisuke Sato.

Kasus bermula ketika Persib mengakhiri kerja sama dengan Sato pada 2023 setelah posisinya di dalam skuad berubah menyusul kehadiran Kevin Ray Mendoza. Tidak menerima keputusan tersebut, Sato kemudian membawa perkara itu ke FIFA.

Dalam proses penyelesaian sengketa, FIFA memutuskan Persib harus membayar kompensasi kepada sang pemain. Persib kemudian mengajukan banding ke Court of Arbitration for Sport (CAS), yang akhirnya menurunkan nilai kompensasi menjadi sekitar Rp2,7 miliar.

Meski demikian, hingga kini kewajiban pembayaran tersebut disebut belum dipenuhi. Akibatnya, FIFA menjatuhkan sanksi registration ban dengan status "until lifted", yang berarti larangan berlaku tanpa batas waktu hingga seluruh kewajiban klub diselesaikan.

Dengan status tersebut, Persib harus terlebih dahulu melunasi kompensasi kepada Daisuke Sato agar FIFA mencabut sanksi dan membuka kembali akses pendaftaran pemain baru.

Apabila persoalan itu belum terselesaikan sebelum kompetisi dimulai, maka para pemain anyar Persib, termasuk Ragnar Oratmangoen, Sandy Walsh, Gakuto Notsuda, Luka Menalo, dan Gabriel Mutombo, berpotensi belum dapat didaftarkan untuk tampil bersama Maung Bandung di ajang resmi.

Top of Form

 

Bottom of Form

 

Bagaimana Reaksi Anda?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0