Mubes Jakmania Momentum Evaluasi, Bang Rian Tekankan Keterbukaan dan Kesempatan Setara

03 Jul 2026 - 20:18
Mubes Jakmania Momentum Evaluasi, Bang Rian Tekankan Keterbukaan dan Kesempatan Setara
Ilustrasi The Jakmania

Jakarta - Endriansyah atau yang akrab disapa Bang Rian menyatakan komitmennya untuk maju sebagai calon Ketua Umum The Jakmania dengan membawa semangat keterbukaan, persatuan, dan pembaruan organisasi. Dalam pernyataannya, Bang Rian menegaskan keinginannya agar proses Musyawarah Besar (Mubes) The Jakmania berjalan secara terbuka, sportif, serta memberikan kesempatan yang adil bagi seluruh anggota yang ingin mengabdi kepada organisasi suporter Persija Jakarta tersebut.

Sebagai bagian dari keluarga besar The Jakmania yang memiliki kepedulian terhadap perkembangan organisasi. Menurutnya, The Jakmania perlu terus bertumbuh menjadi organisasi suporter yang solid, penuh kegembiraan, terbuka, serta mampu menjadi kebanggaan bagi Kota Jakarta.

"Sebagai calon Ketua Umum The Jakmania. Saya hadir hari ini sebagai bagian dari keluarga besar The Jakmania, Fans yang mencintai Persija, dan berkeinginan melihat The Jakmania terus tumbuh menjadi organisasi suporter yang solid, gembira, terbuka, dan membanggakan Kota Jakarta," ujarnya saat di hubungi lewat pesan singkat, Jum'at (3/7).

Pernyataan tersebut disampaikan bertepatan dengan dimulainya masa pengambilan formulir calon Ketua Umum The Jakmania. Bang Rian mengakui bahwa pencalonan dalam organisasi memiliki sejumlah persyaratan administratif, termasuk kepemilikan Kartu Tanda Anggota (KTA) serta ketentuan lain yang telah diatur dalam Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) The Jakmania.

Ia menegaskan tetap menghormati seluruh aturan organisasi yang berlaku. Namun, menurutnya, proses menuju Mubes juga perlu dijalankan dengan semangat demokrasi yang terbuka sehingga setiap pihak memperoleh kesempatan yang sama untuk berpartisipasi.

"Saya menghormati aturan organisasi. Namun, saya juga berharap seluruh proses menuju Mubes dapat berjalan dengan semangat yang terbuka, sportif, dan memberi ruang yang adil bagi siapa pun yang ingin mengabdi untuk The Jakmania," katanya.

Dalam kesempatan itu, Bang Rian juga mengungkapkan bahwa dirinya telah berusaha mengurus KTA beberapa bulan sebelumnya. Akan tetapi, proses tersebut belum berhasil diselesaikan karena adanya berbagai kendala teknis.

Ia berharap persoalan administrasi tersebut tidak hanya dipandang sebagai persoalan kepemilikan kartu semata, melainkan juga sebagai bagian dari upaya membuka ruang partisipasi yang lebih luas bagi keluarga besar The Jakmania.

"Saya perlu menyampaikan catatan bahwa beberapa bulan lalu saya telah berupaya mengurus KTA. Namun proses itu belum berhasil karena berbagai kendala teknis. Karena itu, saya berharap persoalan administrasi ini dapat dilihat secara jernih, tidak hanya sebagai soal kartu, tetapi sebagai bagian dari semangat membuka ruang partisipasi bagi keluarga besar Jakmania," ujarnya.

Meski belum memegang KTA, Bang Rian menegaskan bahwa komitmen dan kecintaannya terhadap Persija Jakarta maupun The Jakmania tidak perlu diragukan.

"Saya mungkin belum memegang KTA. Tetapi kalau yang diuji adalah cinta kepada Persija dan kesetiaan kepada The Jakmania, cinta itu boleh diadu," tegasnya.

Menurut Bang Rian, The Jakmania merupakan organisasi suporter yang dibangun atas dasar kecintaan terhadap klub, loyalitas, persaudaraan, serta kebanggaan bersama. Karena itu, organisasi tersebut tidak seharusnya dipandang semata-mata melalui pendekatan administratif.

"Bagi saya, The Jakmania bukan sekadar organisasi yang hidup dari kartu dan berkas. The Jakmania juga bukan partai politik, bukan organisasi profesi, dan bukan lembaga birokrasi yang cara pandangnya harus selalu kaku, formal, dan administratif," katanya.

Ia melanjutkan bahwa identitas The Jakmania lahir dari rasa cinta terhadap Persija Jakarta. Di dalam stadion, seluruh suporter berasal dari latar belakang yang berbeda, tetapi memiliki tujuan yang sama dalam memberikan dukungan kepada klub kebanggaan Ibu Kota.

"The Jakmania adalah organisasi suporter. Ia tumbuh dari cinta, loyalitas, persaudaraan, dan kebanggaan terhadap Persija Jakarta. Di stadion, kita datang dari latar belakang yang berbeda, tetapi menatap lapangan yang sama, menyanyikan lagu yang sama, dan mendoakan klub yang sama," ujarnya.

Atas dasar itu, Bang Rian berharap Mubes The Jakmania menjadi ruang yang mampu menghadirkan persaingan gagasan secara sehat. Menurutnya, forum tersebut seharusnya menjadi wadah bagi pembaruan organisasi sekaligus membuka kesempatan kepada siapa pun yang ingin berkontribusi membesarkan The Jakmania.

"Karena itu, Mubes The Jakmania seharusnya menjadi ruang yang sportif, terbuka, dan menggembirakan. Ruang bagi gagasan, ruang bagi pembaruan, dan ruang bagi siapa pun yang ingin ikut membesarkan Jakmania," katanya.

Dalam visi yang disampaikannya, Bang Rian ingin membawa The Jakmania menjadi bagian yang semakin menyatu dengan Persija Jakarta. Ia menilai organisasi suporter memiliki peran sebagai kekuatan moral yang terus memberikan dukungan kepada tim agar mampu meraih prestasi terbaik.

"Saya ingin membawa The Jakmania menjadi bagian yang utuh dan menyatu dengan Persija. Jakmania harus terus menjadi kekuatan moral yang memberi dorongan semangat kepada Persija untuk tampil dalam performa terbaik, meraih prestasi gemilang, dan menjadi kebanggaan Kota Jakarta," ujarnya.

Selain itu, Bang Rian menekankan bahwa aktivitas mendukung Persija seharusnya menghadirkan rasa bahagia bagi para suporter. Ia berharap sepak bola menjadi ruang kebersamaan dan persaudaraan yang mampu memberikan energi positif bagi para pendukung setelah menjalani aktivitas sehari-hari.

"Di sisi lain, saya juga ingin memastikan bahwa mendukung Persija adalah kegembiraan. Sepak bola harus menjadi ruang kebersamaan, ruang persaudaraan, bahkan ruang healing bagi para suporter aktivitas kehidupan sehari-hari. Stadion harus menjadi tempat di mana kita merayakan cinta, bukan menciptakan jarak. Tempat di mana Jakmania merasa aman, nyaman, bangga, dan bahagia dalam memberi dukungan," katanya.

Bang Rian memastikan dirinya tetap maju sebagai calon Ketua Umum The Jakmania. Ia menegaskan pencalonannya bukan untuk menciptakan konflik, melainkan menawarkan semangat persatuan dan keterbukaan dalam membesarkan organisasi serta mendukung Persija Jakarta.

"Karena itulah, saya tetap berniat maju sebagai calon Ketua Umum The Jakmania. Bukan untuk membuat gaduh. Bukan untuk melawan siapa pun. Tetapi untuk menawarkan semangat keterbukaan, persatuan, dan kegembiraan dalam membesarkan The Jakmania dan mendukung Persija," ujarnya.

Menutup pernyataannya, Bang Rian menyampaikan penghormatan kepada panitia, para senior, seluruh calon, koordinator wilayah, basis, komunitas, dan keluarga besar The Jakmania. Ia berharap seluruh rangkaian Mubes berlangsung dengan kepala dingin, hati terbuka, serta menjunjung tinggi semangat persaudaraan.

"Saya menghormati panitia, para senior, seluruh calon, korwil, basis, komunitas, dan keluarga besar The Jakmania. Saya berharap proses Mubes ini dapat berjalan dengan kepala dingin, hati terbuka, dan semangat persaudaraan."

Ia juga menutup pesannya dengan ajakan menjaga persatuan di tengah proses demokrasi organisasi.

"The Jakmania terlalu besar untuk dipersempit. Persija terlalu kita cintai untuk dijadikan alasan membenci. Mari kita jaga Mubes ini sebagai pesta demokrasi keluarga besar Jakmania yang sportif, terbuka, dan menggembirakan."

Bagaimana Reaksi Anda?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0