Prabowo Berkelakar Ingin Jadi Duta Merek Kopi Indonesia Setelah Tak Lagi Menjabat Presiden

01 Agu 2026 - 10:47
Prabowo Berkelakar Ingin Jadi Duta Merek Kopi Indonesia Setelah Tak Lagi Menjabat Presiden
Presiden Prabowo Subianto saat bertemu Kadin dan asosiasi pengusaha se-Indonesia di Istana, Jakarta, Jumat (31/7/2026). (KOMPAS.com/ADHYASTA DIRGANTARA)

Jakarta – Presiden Prabowo Subianto melontarkan gurauan bahwa dirinya telah diminta menjadi duta merek (brand ambassador) kopi Indonesia setelah tidak lagi menjabat sebagai presiden. Pernyataan itu disampaikan di sela-sela pertemuan dengan jajaran pengurus Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia di Istana Negara, Jakarta, Jumat (31/7/2026).

Momen tersebut bermula ketika Prabowo meminta izin kepada para peserta untuk menikmati secangkir kopi sebelum melanjutkan sambutannya.

"Minum kopi sebentar ya," kata Prabowo yang langsung disambut tepuk tangan para pengurus Kadin.

Usai menyeruput kopi, Prabowo berkelakar bahwa dirinya telah mendapat tawaran menjadi duta merek kopi Indonesia setelah masa jabatannya sebagai kepala negara berakhir.

"Saya sudah diminta kalau turun jadi presiden jadi duta merek untuk industri kopi Indonesia," ujarnya.

Prabowo kemudian menjelaskan alasan di balik gurauan tersebut. Menurutnya, menjadi duta merek kopi akan membuat dirinya terus memperoleh pasokan kopi.

"Biar mendapat pasokan kopi terus-menerus," ucapnya, yang kembali disambut tawa hadirin.

Dalam kesempatan itu, Prabowo juga menyinggung sejumlah penelitian mengenai manfaat mengonsumsi kopi. Ia mengatakan pernah membaca hasil riset yang menyebut kebiasaan minum kopi dapat memberikan manfaat bagi kesehatan, termasuk berpotensi memperpanjang usia.

"Ternyata minum kopi itu berdasarkan penelitian itu bisa memperpanjang usia," kata Prabowo.

Ia menambahkan, penelitian yang dibacanya menyebut konsumsi kopi dapat memperpanjang usia sekitar 17 hingga 20 persen.

"Yang punya perusahaan kopi senang semua," ujarnya sambil tertawa.

Pertemuan Presiden Prabowo dengan pengurus Kadin Indonesia tersebut turut dihadiri Ketua Umum Kadin Indonesia Anindya Novyan Bakrie. Agenda pertemuan membahas berbagai isu strategis terkait dunia usaha, pembangunan ekonomi nasional, serta sinergi antara pemerintah dan pelaku usaha dalam mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia.

 

Bagaimana Reaksi Anda?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0