Pemprov DKI Sayangkan Dugaan Perusakan CCTV di Pejompongan Usai Aksi di DPR

28 Agu 2026 - 12:58
Pemprov DKI Sayangkan Dugaan Perusakan CCTV di Pejompongan Usai Aksi di DPR
Situasi ricuh di depan gedung DPR dan MPR RI setelah polisi melakukan pembubaran pada Kamis (27/8/2026) (ANTARA/Ilham Kausar)

Jakarta – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menyayangkan dugaan perusakan sejumlah kamera pengawas lingkungan atau CCTV oleh pihak yang tidak bertanggung jawab di kawasan Pejompongan, Jakarta Pusat, Kamis (27/8).

Kawasan Pejompongan diketahui menjadi salah satu lokasi yang dilalui kelompok massa setelah membubarkan diri usai melakukan aksi unjuk rasa di depan Gedung DPR RI. Namun, hingga kini belum diketahui apakah pihak yang melakukan perusakan CCTV tersebut merupakan bagian dari massa aksi atau bukan.

"Kami sangat menyayangkan adanya perusakan beberapa CCTV, antara lain di Penjompongan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab," kata Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Diskominfotik) DKI Jakarta, Marulina Dewi, dalam keterangan tertulis.

Marulina menegaskan Pemprov DKI Jakarta tetap terbuka terhadap aspirasi masyarakat serta menghormati hak setiap warga negara untuk menyampaikan pendapat di ruang publik.

Meski demikian, ia mengingatkan agar penyampaian aspirasi dilakukan secara tertib, aman, dan bertanggung jawab serta tidak disertai tindakan anarkis maupun vandalisme.

Menurut Marulina, keberadaan CCTV memiliki sejumlah fungsi penting bagi masyarakat. Selain membantu mencegah dan memantau potensi tindak kriminalitas, kamera pengawas tersebut digunakan untuk memantau pelayanan publik serta mendukung pengaturan lalu lintas di Jakarta.

Karena itu, Pemprov DKI mengimbau masyarakat yang menyampaikan pendapat untuk tidak merusak fasilitas publik selama berlangsungnya aksi.

Marulina juga menegaskan bahwa setiap tindakan perusakan terhadap fasilitas publik akan dilaporkan kepada aparat penegak hukum untuk ditindaklanjuti sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Ia mengajak seluruh pihak turut menjaga fasilitas publik yang telah dibangun untuk kepentingan masyarakat.

"Jakarta adalah rumah kita bersama. Mari jaga fasilitas publik dan saling menjaga agar aktivitas masyarakat tetap dapat berlangsung dengan aman," ujar Marulina.

 

Bagaimana Reaksi Anda?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0